ZAMANoke.com-PROSES pemilihan walinagari serentak yang telah dimulai semenjak dilaunching Bupati Irdinansyah pada 3 Juli lalu, mencapai puncaknya. Dihadiri ribuan masyarakat yang memadati Gedung Nasional Suri Maharjo Dirajo Batusangkar, Senin (13/11) untuk menyaksikan pelantikan walinagari terpilih, serah terima jabatan sekaligus pelantikan ketua tim penggerak PKK nagari.
Wakil Bupati Tanah Datar Zuldafri Darma dalam sambutannya pada acara pelantikan yang diikuti 52 walinagari terpilih yang didampingi ketua tim penggerak PKK nagari atas nama pemerintah daerah menyampaikan ucapan selamat kepada walinagari yang dilantik.
“Kepada walinagari yang dilantik, saya atas nama pemerintah daerah mengucapkan selamat, semoga amanah yang diemban dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya,” sebut Zuldafri.
Tahapan pemilihan sudah berakhir, tahapan pelayanan kepada masyarakat dan pembangunan di masing-masing nagari dimulai. Untuk itu, mari kembali rajut persatuan dan kesatuan di masing-masing nagari. “Seluruh unsur di nagari diharapkan bahu-membahu membangun nagari, lupakan persaingan terdahulu, biduak lalu kiambang bertaut,” tambah Zuldafri.
Ke depan kata Zuldafri tantangan dan tugas berat sudah ada di depan mata, “Saya yakin orientasi walinagari maju adalah untuk pengabdian dan kemajuan masyarakat nagari, untuk itu dengan dana desa yang sudah cukup besar untuk masing-masing nagari harus dimanfaatkan untuk peningkatan ekonomi masyarakat, kualitas pendidikan, kualitas pengembangan agama, adat, dan budaya, pelayanan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat,” tuturnya.
Untuk itu, walinagari terpilih berarti sudah menjadi milik masyarakat nagari sehingga harus merangkul segenap elemen masyarakat baik di nagari maupun perantauan. Selain itu walinagari diminta melahirkan ide dan inovasi untuk kemajuan nagari. Kemajuan nagari menjadi ujung tombak kemajuan Tanah Datar secara keseluruhan.
Zuldafri juga ingatkan agar walinagari mematuhi aturan-aturan yang sudah ada. “Walinagari terpilih harus mempedomani aturan-aturan keuangan yang ada, kita tidak ingin walinagari nantinya tersangkut masalah hukum,” ucap Zuldafri.
Dikesempatan itu Zuldafri juga sampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang turut mensukseskan alek demokrasi ini. “Alhamdulillah, alek demokrasi dapat berjalan dalam suasana badunsanak dan kondusif, terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan ini serta terima kasih atas pengabdian Pj. Walinagari,mudah-mudahan menjadi ladang amal di sisi Allah SWT,” pungkas Zuldafri.
Ketua TP PKK Ny. Emi Irdinansyah dalam sambutan pelantikan Ketua TP PKK Nagari mengatakan 10 program pokok PKK harus digiatkan di masing-masing nagari untuk peningkatan kualitas dan kesejahteraan keluarga.
“Persepsi kader PKK kurang kerjaan harus diluruskan dengan menunjukkan kerja cerdas dan kerja berkualitas, dan ini perlu didukung walinagari serta seluruh masyarakat,” ajak Ny. Emi.
Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra menyampaikan walinagari punya tugas berat dan mulia, walinagari dalam sehari 24 jam harus siap melayani masyarakat.
sementara itu Ketua DPRD Sumatera Barat, Hendra Irwan Rahim yang juga atas nama tokoh masyarakat Tanah Datar menyampaikan apresiasi kepada Pemkab. “Alhamdulillah semua proses berjalan lancar, walaupun di beberapa nagari ada selisih suara yang sangat tipis namun tidak terjadi keributan,” kata Irwan.
Sementara Gubernur Sumatera Barat yang diwakili Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Syafrizal menyampaikan, apresiasi terhadap pemerintah Kabupaten Tanah Datar yang telah sukses melaksanakan pemilihan walinagari serentak. “Pemprov memberi apresiasi atas pelaksanaan pilwana serentak yang berjalan sukses, aman dan kondusif, dan ini bisa menjadi contoh bagi daerah lain di Sumatera Barat,” ucap Syafrizal.
Syafrizal juga ingatkan walinagari harus taat aturan yang berlaku. “Pemerintahan Jokowi-JK yang menitikberatkan pembangunan dari daerah pinggirian dan pedesaan memberi konsekwensi peningkatan dana desa yang disalurkan,” sebutnya. Untuk itu walinagari harus mempedomani aturan dan perundang-undangan yang ada.
Sebelumnya ketua Panitia yang juga sekaligus Sekda Hardiman melaporkan pelantikan diikuti 52 dari 54 walinagari se-Tanah Datar. “Dua orang tidak bisa mengikuti pelantikan, Asrizalis walinagari terpilih Cubadak Kecamatan Lima Kaum dan Syafriwal A walinagari terpilih Barulak Kecamatan Tanjung Baru,” terang Hardiman.
Turut hadir Forkompinda Kabupaten Tanah Datar dan Kota Padang Panjang, Dirut Bank Nagari Dedi Ihsan, Kepala OPD dan Camat se Tanah Datar, Ketua GOW Ny. Retri Zuldafri, perantau dan tokoh-tokoh masyarakat. (hen)

0 komentar:

Posting Komentar

 
Top