ZAMANoke-com-SEPERTINYA, langkah Ali Mukhni, Bupati Padang Pariaman, menuju kursi Gubernur Sumbar, bakal tersandung. Pasalnya, Partai Amanat Nasional ( PAN ) Sumbar, yang di nakhodainya, mulai digoyang dan memintanya mundur dari jabatannya sebagai ketua DPW PAN Sumbar, oleh Kader Simpatik Lintas Generasi, jumad, 3 nobember kemaren.
Waktu itu, yang memberikan keterangan, yakni, Syafrullah Tanjung. Dia mewakili senior-senior Simpatik menyampaikan isi surat itu, di Rumah PAN Sumbar, di kawasan Ulak Karang.Katanya, Simpatik merupakan organisasi sayap pengamanan di dalam PAN ,termasuk mengamankan kebijakan partai yang sesuai dengan AD/ART, dan bagi yang tidak sesuai, akan diluruskan.
Terus katanya, selama Ali Mukhni memimpin PAN Sumbar,telah banyak melanggar AD/ART partai,sehingga sering kali terjadi kisruh di dalam partai.Kemudian, jarang dan hampir tidak pernah mengikuti rapat sampai tuntas,bahkan waketum yang hadir dirapat koordinasi pun ditinggalkan begitu saja,jelasnya.
Alasan lain meminta Ali Mukhni mundur, lanjut Syafrullah, juga mengingat kesibukan Ali Mukhni sebagai bupati Padang Pariaman yang sangat padat,jadi urusan partai kadang menjadi tertinggal,sementara Pileg 2019 semakin dekat. Untuk itu, demi kelancaran roda organisasi partai,maka kami minta beliau mundur, tambahnya.
Pada saat itu,diantara kader Simpatik yang hadir tampak Edi Nazar,Suardi,Yulisman,Iskandar,Armen Candra,Musrial dan dari perempuan, Bunga.Pasca keluarnya 2 SK DPP PAN dengan nomor dan tanggal yang sama, tentang perubahan pengurus DPW PAN Sumbar,telah mengakibatkan terjadinya gejolak ditubuh partai berlambang matahari tersebut.
Akibatnya,kader-kader yang selama ini diam mulai angkat suara.Termasuk Senior-Senior Simpatik. Mereka prihatin partai di bawah kepemimpinan Ali Mukhni banyak menimbulkan konflik dan sering melabrak AD/ART partai.Padahal, selama ini kondisi PAN Sumbar, sangat kondusif. Kini, justru bisa menyulut komflik berkepanjangan. (Rn)
Waktu itu, yang memberikan keterangan, yakni, Syafrullah Tanjung. Dia mewakili senior-senior Simpatik menyampaikan isi surat itu, di Rumah PAN Sumbar, di kawasan Ulak Karang.Katanya, Simpatik merupakan organisasi sayap pengamanan di dalam PAN ,termasuk mengamankan kebijakan partai yang sesuai dengan AD/ART, dan bagi yang tidak sesuai, akan diluruskan.
Terus katanya, selama Ali Mukhni memimpin PAN Sumbar,telah banyak melanggar AD/ART partai,sehingga sering kali terjadi kisruh di dalam partai.Kemudian, jarang dan hampir tidak pernah mengikuti rapat sampai tuntas,bahkan waketum yang hadir dirapat koordinasi pun ditinggalkan begitu saja,jelasnya.
Alasan lain meminta Ali Mukhni mundur, lanjut Syafrullah, juga mengingat kesibukan Ali Mukhni sebagai bupati Padang Pariaman yang sangat padat,jadi urusan partai kadang menjadi tertinggal,sementara Pileg 2019 semakin dekat. Untuk itu, demi kelancaran roda organisasi partai,maka kami minta beliau mundur, tambahnya.
Pada saat itu,diantara kader Simpatik yang hadir tampak Edi Nazar,Suardi,Yulisman,Iskandar,Armen Candra,Musrial dan dari perempuan, Bunga.Pasca keluarnya 2 SK DPP PAN dengan nomor dan tanggal yang sama, tentang perubahan pengurus DPW PAN Sumbar,telah mengakibatkan terjadinya gejolak ditubuh partai berlambang matahari tersebut.
Akibatnya,kader-kader yang selama ini diam mulai angkat suara.Termasuk Senior-Senior Simpatik. Mereka prihatin partai di bawah kepemimpinan Ali Mukhni banyak menimbulkan konflik dan sering melabrak AD/ART partai.Padahal, selama ini kondisi PAN Sumbar, sangat kondusif. Kini, justru bisa menyulut komflik berkepanjangan. (Rn)

0 komentar:
Posting Komentar