ZAMANoke.com-KAMIS 2 November lalu ratusan korban kebakaran Pasa Ateh diterima DPRD setempat untuk menampung aspirasi dan sekaligus membicarakan rencana lokasi relokasi (penampungan) sementara untuk mereka berdagang.
Mereka meminta, tempat yang akan disediakan oleh Pemko itu hendaknya nyaman dan aman untuk mereka beraktivitas.
Senadainya hal tersebut tidak dapat dipenuhi oleh Pemko Bukittinggi, mereka meminta DPRD untuk dapat memfasilitasinya dengan pihak pemerintah kota.
Ditambahkan mereka, Pemko agar dapat bertindak cepat untuk membangun pasar yang layak kembali pasca kebakaran pada Senin (30/10) lalu, dalam penyelamatan perekonomian para pedagang yang telah dilanda musibah itu.
Pada kesempatan tersebut, Ketua DPRD Bukittinggi Beny Yusrial, SE, yang didampingi Wakil Ketua DPRD Trismon, SH, sepakat akan membawa aspirasi para pedagang tersebut ke pihak Pemko.
“Pada hakekatnya, Dewan sangat setuju dengan permintaan para pedagang yang meminta direlokasi di sepanjang jalan Minang Kabau, jalan A Yani dan seputaran pendistrian depan Jam Gadang,” ujara Beny Yusrial.
Karena lokasi tersebut dirasa cukup nyaman untuk mereka beraktivitas dibandingkan dengan lokasi yang disetujui oleh pihak Pemko di sepanjang jalan Perintis Kemerdekaan, ujara dua pimpinan dewan tersebut. (yet)

0 komentar:

Posting Komentar

 
Top