ZAMANoke.com-TERMASUK salah satu provinsi yang rawan bencana, oleh karena itu kesiapan dari Palang Merah Indonesia (PMI) Sumatera Barat, terutama PMI Kabupaten Solok sangatlah diperlukan. Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua PMI Sumbar, Suryadi Asmi, Senin (6/11 pada pelantikan Pengurus PMI Kabupaten Solok di ruangan Pelangi Kantor Bupati Solok, Arosuka.
Pelantikan Kepengurusan PMI Kabupaten Solok yang diketuai oleh Ny. Desna Defi Gusmal itu juga dihadiri oleh Bupati Solok H. Gusmal, Ketua Dewan Kehormatan PMI Kab Solok dr. Sri Efianti, Kepala Bank Nagari Solok, Banteng, Kepala OPD dilingkup Pemkab Solok dan Camat Se-Kab Solok.
Dalam sambutannya, Suryadi Asmi mengatakan keberadaan PMI ini sudah dibuktikan kinerjanya, baik di tingkat nasional maupun internasional. Misalnya pada musibah gempa bumi 2009 di Sumbar banyak anggota PMI dari luar Sumbar yang berdatangan. Untuk itu disarankan untuk membentuk satgas-satgas PMI di nagari nagari yang rawan bencana di Kabupaten Solok.
“ Setiap anggota relawan PMI sudah harus memiliki keterampilan yang tersertifikasi hingga kedepan PMI betul-betul bisa eksis dan berkontribusi dalam penanggulangan bencana baik di daerah Kabupaten Solok maupun di daerah lainnya,” sebut, Suryadi Asmi.
Sementara Bupati Solok H.Gusmal seusai pelantikan mengucapkan terima kasih kepada PMI Sumbar yang telah melantik dan mengukuhkan PMI Kabupaten Solok.
Harapan Bupati setelah pelantikan ini, mudah- mudahan pengurus PMI Kabupaten Solok dapat bekerja dengan maksimal, karena Bumi Markisah ini merupakan daerah yang rawan bencana. Oleh sebab itu PMI harus selalu bersiaga dengan semua bencana yang akan terjadi di daerah ini.
“ PMI tidak mungkin berjalan sendiri dalam menghadapi persoalan-persoalan bencana. Untuk itu PMI harus selalu bersama, seperti hari ini sangat banyak sekali anggota PMI yang hadir, tidak hanya PMI dari Kabupaten Solok saja, tetapi juga dari daerah lain di luar kabupaten Solok seperti Kota Padang,” ungkap, H. Gusmal.
“ PMI memang harus selalu berkoordinasi dengan pemerintah daerah, untuk itu mari kita jadikan PMI sebagai mitra kerja. Kita mengakui Kabupaten Solok belum mempunyai unit transfusi darah, tapi kita akan mengusahakan punya unit transfusi darah tersebut kedepannya, karena daerah kita yang sangat luas serta rawan bencana,” ujar, H. Gusmal. (D.Syam)

0 komentar:
Posting Komentar