Oleh : IRAWADI
 “ PADA dasarnya jiwa manusia, cendrung mudah jenuh. Dan Tabiat dasar setiap manusia, tidak senang berada dalam satu keadaan yang sama. Itu sebabnya, Allah SWT menciptakan banyak warna, bentuk, zaman , makanan, minuman dan makhluk- makhluk ciptaan-Nya.”
Biasanya, seseorang yang hidupnya mengekang diri, dengan satu gaya atau model hidup, niscaya akan dilanda kejenuhan. Karena, jiwa manusia mempunyai sifat dasar, cendrung mudah jenuh, dan begitu juga tabiat dasar manusia, tidak suka berada dalam satu keadaan yang sama. Untuk itu, siapapun yang menginginkan kepuasan, dan lari dari kejenuhan hidup, perlu tetap memupuk semangat baru dan produktivitas. Sebab, Hidup butuh variasi.
Syahdan, Bani Israel pernah merasa bosan dengan makanan yang paling enak (baik) di kaum mereka, dan mereka mengeluh pada Allah,
 “Kami tidak bisa sabar ( tahan ) dengan satu macam makanan saja”. (QS.Al- Baqarah :61).
Allah SWT, sebagai pencipta alam semesta ini, telah menciptakan banyak warna dan bentuk untuk suatu tempat, zaman, makanan, dan mahkluk –mahkluk ciptaan-Nya. Terus, ada malam ada siang, ada dataran tinggi dan dataran rendah, ada putih dan hitam, ada panas dan dingin, dan ada manis dan pahit serta asin.Keberagaman dan perbedaan ini, seringkali dsebut Allah dalam beberapa Firman-Nya. Diantara Firman Allah SWT ;
 “Dari perut lebah itu keluar minuman ( madu ) yang bermacam- macam warnanya”. (QS.An- Nahl :69).
 “ Dari pohon kurma yang bercabang dan tidak bercabang.” ( QS. Ar- Ra`d :4 ).
AL-Makmun kadang kala membaca sambil duduk, dan terkadang membaca sambil berdiri. Kemudian, pada saat yang lain sambil berjalan. Itu sebabnya ia berkata,” Jiwa manusia itu sungguh sering kali jenuh.”
“ ( Yaitu ) orang – orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring.” ( QS.Ali `Imran :191 ).
Artinya, ayat Ali `Imran ; 191 ini mengisyaratkan, bahwa dalam beribadah pun manusia akan merasa jenuh. Itu sebabnya, Allah telah memberikan banyak pilihan bentuk dan cara beribadah kepada para hamba- Nya. Sebagaimana diketahui, Allah telah menetapkan berbagai amalan hatti, amalan lisan, amalan badan dan amalan harta. Selain kita diwajibkan Shalat, juga harus membayar zakat, menjalankan puasa, menunaikan haji dan ikut berjihad. Bahkan, dalam shalat pun kita tak hanya disuruh berdiri saja, tapi juga ruku`, berdiri, sujud dan duduk.
Agar hidup ini tetap semangat, dan menghilangkan rasa kejenuhanmu, maka harus pandai membagi waktunya. Artinya, perlu membagi waktu, kapan harus bekerja, merenung, dan mencari hiburan. Begitu juga dalam membaca, Anda perlu variasi ; kapan harus membaca al-Qur`an, tafsir, Sirah Rasulullah, hadits,fikih, sejarah,sastra dan ilmu pengetahuan umum.
Hal yang sama, juga dalam menjalankan kegiatan rutin harian, Anda harus bisa menentukan kapan waktu untuk beribadah, mencari hiburan, mengunjungi relasi, menerima tamu, berolahraga, dan berekreaksi. Dengan begitu, niscaya jiwa Anda akan selalu merasa segar dan bergairah. Dan hari harimu menj
alani hidup ini, selalu tumbuh semangat baru dan produktivitas akan berkembang dengan baik.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Top