ZAMANoke.com-SEKRETARIS Daerah (Sekda) Kota Padang Asnel, mewakili Pejabat Sementara (Pjs) Walikota menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) tahun anggaran 2017 dalam Sidang Paripurna di Kantor DPRD Padang, Senin (2/4) kemaren.

Paripurna ini dibuka dan dipimpin Wakil Ketua DPRD Padang, Asrizal dengan diikuti para Anggota DPRD, Unsur Forkopimda serta pimpinan OPD di lingkup Pemerintah Kota Padang.

Asnel menyampaikan, penyampaian sekaligus penyerahan LKPJ tahun anggaran 2017 ini sesuai dengan ketentuan formal yakni aturan-aturan tentang pemerintahan daerah dan penyelenggaraannya. Sebagaimana menyampaikan berbagai hal terkait pelaksanaan, hasil dan capaian kegiatan pemerintahan dalam tahun tersebut.

“LKPJ ini merupakan wujud nyata bentuk akuntabilitas publik, dari penyelenggaraan pemerintah oleh kepala daerah kepada DPRD selaku wakil rakyat. Tujuannya untuk dapat dievaluasi bersama DPRD terkait jika ada kelemahan-kelemahan dalam pelaksanaannya, sehingga lebih baik lagi di masa yang akan datang. Terutama berkaitan penerapan prinsip-prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan dan sumber daya daerah,” terangnya.

Adapun penyampaian LKPJ tersebut berhubungan dengan pemanfaatan keuangan daerah sebagaimana yang telah disepakati bersama antara pemerintah daerah dan DPRD. Kali ini terkait pelaksanaan tugas pemerintahan melalui serangkaian program dan kegiatan selama tahun 2017.

"Dimana semuanya mengacu kepada Peraturan Daerah (Perda) Kota Padang No.10 Tahun 2016 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2017 serta Perda No. 6 Tahun 2017 tentang Perubahan APBD Tahun 2017," paparnya.

Dijelaskan Asnel, berbicara target pendapatan Kota Padang tahun 2017 sebesar Rp2,177 triliun lebih, realisasinya cukup menggembirakan dengan mencapai 96,10 persen yang terdiri dari pendapatan asli daerah (PAD), dana perimbangan dan lain-lain pendapatan daerah yang sah.

"Sedangkan belanja daerah Kota Padang ditargetkan sebesar Rp2,339 triliun dengan realisasi Rp1,986 triliun," katanya.

Hal itu terdiri atas target belanja langsung sebesar Rp1,279 triliun dengan realisasi Rp1,016 triliun dan belanja tidak langsung sebesar Rp1,059 triliun dengan realisasi sebesar Rp969 miliar lebih.

Dan, dari berbagai pelaksanaan aktivitas program kerja selama tahun 2017, Kota Padang telah berhasil menerima berbagai penghargaan dan prestasi sebanyak 45 penghargaan. Baik dari pemerintah pusat maupun Provinsi Sumatera Barat, tambahnya.

”Alhamdulillah, penghargaan ini merupakan refleksi dari partisipasi dan kepedulian warga terhadap berbagai program dan kebijakan pemerintah di berbagai bidang pembangunan,” ungkapnya lagi. (hen)

0 komentar:

Posting Komentar

 
Top