ZAMANoke.com-BA
Ria Vung Tau Trade Center yang berada di lantai 3 Blok III Pasar Raya Padang
secara resmi dilaunching Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah, Selasa (7/8)
kemaren.
Ini adalah
hasil kerjasama ‘sister city’ (kota kembar-red) antara Padang-Ba Ria Vung Tau
itu seakan istimewa. Pasalnya juga bertepatan dengan hari jadi Kota Padang yang
ke-349. Hal itu pun juga dikemas dengan adanya sejumlah peresmian di Pasar Raya
Padang menandakan semakin menggeliatnya pusat perekonomian warga Kota
Bingkuang.
Walikota
Padang Mahyeldi Ansharullah menyampaikan, atas nama Pemerintah Kota Padang
mengucapkan terima kasih atas kerjasama sister city dengan Provinsi Ba Ria Vung
Tau, Vietnam yang dimulai dalam bentuk pendirian Ba Ria Vung Tau Trade Center
selaku pojok promosi daerah bagi negara anggota Asia Tenggara tersebut di
Padang. Ini semua merupakan salah satu perwujudan komitmen kita sebagai kota
kembar.
“Alhamdulillah,
memanfaatkan momentum tersebut Pemerintah Propinsi Ba Ria Vung Tau membuka
Trade Center di Kota Padang, Semoga dengan adanya Trade Center Ba Ria Vung Tau
ini, tentunya kita masyarakat Kota padang dan umumnya Sumatera Barat akan dapat
menikmati komoditi unggulan Ba Ria Vung Tau Vietnam.
Sebaliknya
Kota Padang pun juga berencana akan membuka galeri di Ba Ria Vung Tau untuk
memperkenalkan secara langsung produk kota Padang di sana, diantaranya Rumah
makan Padang,” sebut Mahyeldi dalam kegiatan yang dihadiri dan disaksikan
langsung rombongan delegasi Ba Ria Vung Tau yang dipimpin Wakil Ketua Komite
Rakyat, Mr. Le Tuan Quoc itu.
Mahyeldi
memaparkan, disamping meresmikan Trading Center Ba Ria Vung Tau tersebut, juga
dikemas dengan dilaunchingnya galeri 19 kota/ babupaten se-Sumatera Barat yang
menampilkan produk-produk unggulan masing-masing daerah. Sehingga Blok III
disulap menjadi miniaturnya Sumbar di sektor Perdagangan.
“Tentunya
kegiatan ini akan menjadi sinergisitas antar daerah dan tidak akan mematikan
kota/ kabupaten lainya. Karena untuk transaksi yang lebih besar konsumen akan
tetap langsung ke daerah asal produk,” tutur wako.
Selanjutnya
di Blok II juga dilakukan peresmian Galeri dan Workshop Asosiasi Pedagang
sepatu dan Tas (Asepta) yang diharapkan menjadi daya tarik bagi pengunjung
untuk dapat melihat langsung produksi sepatu dan tas di Padang.
“Tentunya
disamping Asepta, kita juga membuka peluang bagi pedagang untuk
komoditas-komoditas lain yang ingin membuka usaha di Blok I, II, III dan IV
ini,” paparnya lagi.
Lebih lanjut papar walikota, ini adalah rangkaian kegiatan untuk meningkatkan pelayanan Pemko Padang ke Publik. Salah satu upaya dengan mendukung pelayanan tersebut dengan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Untuk
itu pada kesempatan ini, kita juga akan meresmikan Kantor Lurah Kampung Jao
Kecamatan Padang Barat di Blok III lantai 3 ini. Sehingga seluruh urusan warga
khususnya di sekitar Pasar Raya bisa diselesaikan seefisien mungkin, baik dari
sisi pembiayaan maupun waktu,” tukasnya.
Kemudian
itu, kata wako lagi, akhir tahun ini juga akan diresmikan Mall Pelayanan Publik
(MPP) yang berada di Blok III lantai 4.
“Upaya-upaya
yang kita lakukan ini tentunya adalah untuk meningkatkan kepuasan masyarakat
dalam berurusan dengan Pemerintah Kota Padang. Untuk itu kita berharap, semoga
upaya kita semua ini berjalan dengan baik dan lancar demi Kota Padang yang
lebih baik dan maju lagi,” tandas wako mengakhiri.
Dalam
kegiatan yang bertajuk ‘Pasar Raya Baralek Gadang’ tersebut juga dihadiri
Konsul Jenderal RI di Vietnam Hanif Salim. Kemudian Ketua DPRD Kota Padang Elly
Thrisyanti, Unsur Forkopimda Kota Padang, para pimpinan OPD di lingkup Pemko
Padang, stakeholder terkait dan lainnya. (sUs)

0 komentar:
Posting Komentar