ZAMANoke.com-ZAHARI Zakaria di VII Koto, salah seorang pengusaha di Kabupaten Padang Pariaman, yang telah memproduksi jus jambu biji merah organik yang dipasarkan sejak tahun 2014 silam, kini prodaknya tersebut telah mampu menguasai pasar lokal.
Ia menyebutkan kebun tersebut telah menghasilkan buah sejak 2008 bahkan pernah menghasilkan jambu biji sembilan ton per bulan.
Namun saat ini produksi jambu biji di kebun miliknya hanya tiga ton per bulan yang sebagian besar dijual dalam bentuk bahan baku dan dipasarkan ke sejumlah daerah di Sumbar, Riau, serta Jambi. Sisanya, dijadikan untuk jus jambu biji merah organik dengan total produksi 200 botol per bulan ukuran 250 mililiter.
"Sebenarnya kami bisa memproduksi lebih besar hanya saja saat ini terkendala pemasaran, " ujarnya.
Jus tersebut dikatakan organik karena pohon jambu di kebunnya menggunakan pupuk kandang dan tanpa pestisida. Dan, dalam pengolahan jus pun, terangnya pihaknya tidak menggunakan bahan pengawet dan pewarna, tambahnya
Saat ini jus jambu tersebut dipasarkan di wilayah Kota Padang, Pariaman, dan Kabupaten Padang Pariaman dengan harga Rp5.000 per botol ke pedagang.
Ia pun sedang mencari relasi untuk mengembangkan usaha jus jambu biji merah agar dapat meningkatkan pendapatan melalui usaha tersebut. (jo)

0 komentar:
Posting Komentar