ZAMANoke.com-LUAPAN Batang Sungai Limau di Kabupaten Padang Pariaman, pagi tadi telah merendam Pasar Sungai Limau yang beroperasi setiap Minggu dengan ketinggian air mulai dari 40 centimeter hingga satu meter.
Akibat genangan tersebut operasional pasar yang biasanya mulai pukul 07.00 WIB tertunda hingga pukul 09.00 WIB yang akhirnya memanfaatkan trotoar.
Banjir ini berawal pada Jumat lalu dan sudah merendam Pasar Sungai Limau, namun tidak separah sekarang, ungkap salah seorang warga.
Untuk hari ini, air merendam pasar mulai sekitar pukul 05.55 WIB dan mulai surut sekitar pukul 08.00 WIB, tambahnya.
melihat kondisi ini, warga meminta kepada Pemkab Padang Pariaman yntuk dapat memasang beton penahan di tepi sungai agar hal serupa tidak terjadi kembali.
Sementara itu, salah seorang pedagang mengatakan dirinya masih menutup kedainya karena menurutnya daya beli berkurang karena daerah itu masih diguyur hujan.
Namun sejumlah pedagang lainnya mulai membersihkan kedainya dengan memanfaatkan air sisa luapan Batang Sungai Limau. Selain merendam pasar, luapan air tersebut juga merendam sebuah masjid dan dua mushala yang berada di dekat Pasar Sungai Limau Terendam Banjir
ZAMANoke.com-LUAPAN Batang Sungai Limau di Kabupaten Padang Pariaman, pagi tadi telah merendam Pasar Sungai Limau yang beroperasi setiap Minggu dengan ketinggian air mulai dari 40 centimeter hingga satu meter.
Akibat genangan tersebut operasional pasar yang biasanya mulai pukul 07.00 WIB tertunda hingga pukul 09.00 WIB yang akhirnya memanfaatkan trotoar.
Banjir ini berawal pada Jumat lalu dan sudah merendam Pasar Sungai Limau, namun tidak separah sekarang, ungkap salah seorang warga.
Untuk hari ini, air merendam pasar mulai sekitar pukul 05.55 WIB dan mulai surut sekitar pukul 08.00 WIB, tambahnya.
melihat kondisi ini, warga meminta kepada Pemkab Padang Pariaman yntuk dapat memasang beton penahan di tepi sungai agar hal serupa tidak terjadi kembali.
Sementara itu, salah seorang pedagang mengatakan dirinya masih menutup kedainya karena menurutnya daya beli berkurang karena daerah itu masih diguyur hujan.
Namun sejumlah pedagang lainnya mulai membersihkan kedainya dengan memanfaatkan air sisa luapan Batang Sungai Limau. Selain merendam pasar, luapan air tersebut juga merendam sebuah masjid dan dua mushala yang berada di dekat pasar tersebut. (jo)

0 komentar:
Posting Komentar